Pemprov Jatim Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 19 April

0
581

SURABAYA,(GerakJatim.com) – Pemerintan Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memperpanjang program belajar di rumah untuk jenjang SMA/SMK. Keputusan tersebut diambil setelah melihat perkembangan penyebaran SARS CoV-2 atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang belum menunjukkan angka tren penurunan.

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah mengeluarkan kebijakan masa belajar di rumah  ini mulai tanggal 16-29 Maret 2020. Kebijakan tersebut kemudian diperpanjang hingga Minggu (5/4/2020).

“Terkait  dengan program belajar di rumah bagi siswa SMA/SMK sederajat, kami sudah ambil keputusan untuk diperpanjang,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (3/4/2020).

Perpanjangan masa belajar di rumah masing-masing itu mulai Minggu (5/4/2020) hingga Minggu (19/4/2020). Perpanjangan masa belajar di rumah ini dikeluarkan seiring perkembangan Covid-19 yang masih belum menunjukkan melandai. “Melihat perkembangan Covid-19 ini, maka (masa belajar di rumah) diperpanjang dua minggu ke depan,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim  Wahid Wahyudi.

Diketahui, jumah pasien positif Covid-19 di Jatim hingga Kamis (2/4/2020) tidak bertambah. Artinya tetap 103 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik dari  536 orang menjadi 686 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik dari 7.328 orang menjadi 8.395 orang.

Untuk yang sudah sembuh total ada 22 orang atau setara 21,3 persen. Sementara yang meninggal dunia bertambah dari 9 orang menjadi 11 orang atau setara 10,6%. Tambahan dua pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia, satu berasal dari Surabaya dan satu berasal dari Sidoarjo.

(nth)