Permohonan Penangguhan Zikria Dzatil, Mila Machmudah Datangi Polrestabes Surabaya

0
45
Berkas penangguhan tahanan Zikria Dzatil

Surabaya (GerakJatim.com) – usai terkuaknya identitas pelapor Risma ke kantor ombudsman Rabu lalu ,kini pelapor Mila Machmudah kembali mendatangi Mapolrestabes Surabaya pada Jum’at 07/02/2020.

Mila sampai di Mapolrestabes Surabaya sekira pukul 14.15 wib , Mila adalah ketua Drug Free community, langsung masuk ke halaman Mapolrestabes Surabaya.

Kedatangan Mila bertujuan untuk melaporkan 8 akun sosial media Instagram atas dugaan penghinaan, intimidasi dan pelecehan seksual memohon jaminan penangguhan tahanan atas Zikria Dzatil .

Saat di wawancarai awak media GerakJatim.com Mila berkata ” Untuk pelaporan pada 8 akun tersebut adalah untuk pembuktian apakah pihak kepolisian benar-benar berlaku profesional dan adil. Kedudukan saya sebagai rakyat dan Risma sebagai pejabat negara di dalam hukum adalah sama” Ujarnya.

“Pelaporan 8 akun secara serentak adalah untuk membuktikan juga apakah polisi mampu melacak akun-akun tersebut, berdasarkan alasan saudara Risma bahwa laporannya ke polisi atas desakan masyarakat. Apakah akun-akun tersebut nyata ada atau akun palsu” Lanjutnya

“Sedangkan yang kedua kedatangan saya ke Polrestabes Surabaya bertujuan untuk Pengajuan permohonan penangguhan tahanan dengan kesiapan saya sebagai jaminan semata adalah untuk pemenuhan Hak Azasi anak tersangka yang masih butuh ASI ibunya. Hak Azasi anak dilindungi oleh Undang-undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atas hak anak untuk tumbuh kembang secara optimal” Tambahnya.

“Kewajiban perlindungan anak ini mengikat kepada semua pihak lebih utamanya lagi kepada pejabat negara. Proses hukum sendiri meski pengaduan ada di Surabaya delik lokasi tersangka membuat status “menghina” itu ada di Bogor. Alangkah bijak bila aparat kepolisian mengabulkan penangguhan tahanan pada tersangka penghina Risma semata demi hak anak” Tutupnya. (zi/Red)