Rapat Evaluasi Dan Koordinasi Penutupan Pelayanan Dapur Umum Blok Agung Banyuwangi

0
29

Banyuwangi, (GerakJatim.com) – Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas pagi tadi menghadiri rapat evaluasi dan koordinasi penutupan pelayanan dapur umum atau DU yang digelar sejak diberlakukannya masa karantina oleh satgas covid-19 terhadap suspec ribuan santri pondok pesantren Darus Salam Blokagung kabupaten Banyuwangi jawa timur. Turut hadir juga dalam acara tersebut, SKPD terkait, relawan dan pihak Ponpes Darus Salam.

Pada evaluasi dan koordinasi tersebut banyak menjelaskan seputar pelayanan dari semua aspek. Pagelaran pelayanan dapur umum ini merupakan kegiatan terbesar di jawa timur pada tahun ini, namun melalui evaluasi dan support semua pihak maka, pada proses pelayanannya, dapur umum dapat dikatakan berjalan dengan maksimal, sebagaimana yang diharapkan banyak pihak.

Dhedy Utomo koordinator Tagana kabupaten Banyuwangi dalam wawancaranya menjelaskan apa yang disampaikan oleh Bupati Azwar Anas ketika melihat-lihat ke tenda dapur umum tagana, “Jadi tadi beliau tadi sempat menyampaikan pada kami agar Koordinasi seperti ini terus di tingkatkan, ini bencana non alam terbesar pertama yg dilaksanakan Pemda kabupaten Banyuwangi pada masa pemerintahannya selama 10 tahun ini, dan beliau juga mengucapkan terima kasih kepada tagana dan relawan lainnya, BPBD, TNI, Pelopor serta masyarakat yg telah berjibaku siang malam selama empat belas hari masa karantina ini dalam membantu pemda dan para santri yg dalam masa karantina” pungkasnya.

“Terus ini lagi mas yang ingin saya sampaikan, tadi juga ada ungkapan terima kasih yang mendalam dari pengasuh PP Darus Salam Blok Agung, ibu Nihayatul Wafiroh. Beliau selain pengasuh pondok juga anggota DPR RI.

Ungkapan terimakasih Beliau ditujukan pada Pemda dan teman-teman Tagana, serta memohon maaf karena telah merepotkan semua pihak. Yang bikin saya sangat terharu kala itu karena beliau menyampaikannya sambil berkaca kaca menahan air mata” imbuh Dhedy (Syaiful/Red)