Super Hero Di Jaman Millennial!!

0
649

Surabaya, (gerakjatim.com) – Ketika Pemerintah kota surabaya, menggiatkan bangun rumah tidak layak huni dan sudah ada 900 rumah yg sudah di renovasi di akhir Desember 2022, Ternyata seluruh elemen di kota Surabaya juga Ikut bergerak.

 

Terlihat Dari Kunjungan Bapak walikota Eric Cahyadi pada Hari Selasa 27/12/22, saat mendatangi lokasi di Jalan Dukuh Setro 1 (satu) Kelurahan Gading Surabaya, ada Salah Satu Pendeta (Herman) dari Gereja Victory dan Semua Jamaah beliau Yang Sangat Luar biasa, juga turut andil dan mengumpulkan Sebagian rejeki Mereka Saat melihat pemerintah kota merenovasi rumah tidak layak huni.

 

Menurut Walikota Surabaya, Eric Cahyadi Pendeta Herman tidak Hanya Membantu dan membangun rumah umat kristiani yang tidak layak huni tapi Beliau juga ikut membantu pembangunan musholla, inilah toleransi Yang tinggi dan patut di apresiasi karna ketika kita Membangun kemanusian disitulah kita menjadi kekuatan besar Menunjukan kalo Surabaya ini adalah NKRI jadi menurut Eric Tidak salah jika surabaya adalah kota nomer satu di jawa timur terkait dengan toleransi, dan nomer 6 (enam) di indonesia.

 

masih dengan Eric Cahyadi, tapi bukan nomer-nomeran yang kita inginginkan tapi keguyuban, rukun nya Surabaya mejadi kekuatan besar dengan toleransi Tinggi sesama umat beragama. karna kita sebagai warga Surabaya sudah di ajarkan pahlawan kita merebut kemerdekaan dan merebut 10 November (sepuluh November) waktu itu dari tangan nya penjajah bukan Hanya umat muslim, bukan umat kristen dan budha dan bukan hanya umat hindu tapi semua umat beragama dan semua suku juga ikut bertempur di surabaya,

 

Dan hari ini untuk mengentas kemiskinan, dan mengentas pengangguran, Mengentas apapun di Kota Surabaya, Maka waktunya seluruh elemen bergerak manjadi kekuatan besar untuk surabaya.ari ini di contohkan betul oleh Pendeta Herman dari gereja Victory, beliau membantu tanpa melihat agamanya apa tapi beliau membantu karna kemanusian karna jiwa tolong menolongnya di bangun,

 

Dan Eric Cahyadi juga berharap untuk warga surabaya semuanya yang memiliki kelebihan kita bisa mencontoh pendeta herman. dan saling Bahu-membahu untuk surabaya lebih maju untuk kemaslahatan “imbuhya” (ishak)