Usir Corona, Warga Desa Penjaringan Sari Lakukan Do’a Bersama Keliling Kampung

0
1242

Surabaya, (GerakJatim.com) – Ratusan warga Desa Penjaringan Sari, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, menggelar Sholawat, Dzikir dan Do’a bersama sambil jalan kaki berkeliling di pelosok kampung, pada Sabtu (06/06).setelah sholat Isya’.

Hal itu merupakan cara ikhtiar untuk memohon do’a ke pada Allah agar masyarakat Kota Surabaya khususnya Desa Penjaringan Sari terhindar dari wabah penyakit berbahaya Covid-19.

Sholawat, Dzikir dan Do’a Bersama tolak bala sambil jalan kaki itu, diawali setelah Shalat Isya’ berjemaah di Masjid At Taqwa Desa Penjaringan Sari.

Ikhtiyar keagamaan ini dipimpin langsung oleh K.H. Mas’ad Azaya dan serta beberapa Tokoh Masyarakat Desa Pemjaringan Sari.

Terpantau, Sebelum berkeliling kampung dan lorong-lorong kampung desa penjaringan sari, setelah Shalat Isya’ diawali dengan mengumandangkan azan, kemudian dilanjutkan berkeliling kampung dan setiap di persimpangan dan lorong-lorong di kumandangkan Azan sambil membaca Sholawat, Dziqir dan Do’a.

Hakim, Selaku Karang Taruna Desa Penjaringan Sarimenggatakan, menurutnyaSholawat, Dziqir dan do’a bersama ini adalah kegiatan positif yang baru pertama kali untuk memohon kepada Alloh. S.W.T. agar terhindar dan di jauhkan dari Wabah Covid-19 yang sedang mewabah.

dalam kegiatan tersebut di ikuti seluruh tokoh masyarakat dan perangkat desa.
“Kami meminta kepada Allah agar warga Desa Penjaringan Sari dan umumnya warga Kota Surabaya dan seluruh indonesia terhindar dari wabah COVID 19/corona,” ucapnya.

Hakim selaku Karang Taruna Desa Penjaringan Sari.

“Kami tidak menguasai ilmu medis tentang menangani Virus Corona. jadi Ini cara kami berusaha melalui ikhtiar dan berdo’a kepada Allah supaya penyakit berbahaya ini segera berakhir,” imbuh tuturnya,

Sholawat, Dziqir dan Do’a keliling untuk tolak balak ini adalah tradisi turun temurun yang sering dilakukan pendahulu atau nenek moyang warga setempat, untuk menolak balak,seperti ketika datang wabah penyakit menular, serangan hama tanaman padi dan musim kemarau.(Daniel/Muz)