Viralnya Pemberitaan Lalai nya Bidan Di Sampang Madura, Hal Ini Di Tanggapi Serius DPRD Sampang

0
238

Sampang, (GerakJatim.com) – Santernya informasi terkait penelantaran pasien oleh oknum bidan di Desa Ketapang Barat, Sampang, menuai respon beragam dari masyarakat, Pasalnya kejadian itu dianggap sangat memprihatinkan karena berhubungan dengan nyawa.

Menurut H. Salman, yang ikut membantu mengantarkan rencana proses persalinan, pasien melahirkan di luar rumah salah satu bidan yang ada di desa Ketapang Barat tanpa proses medis.

“Pasien murni brojol di luar tanpa penanganan, hanya dibantu warga yang tidak mempunyai skill medis,” tuturnya, (06/7/2020) kepada awak media.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bidan baru menyuruh pasien masuk setelah proses persalinan sudah sempurna termasuk ari-ari bayi sudah keluar, Menyita waktu kurang lebih satu jam pasien disuruh pulang dalam keadaan masih pendarahan berat.

“Setelah berproses semuanya ada di luar baru disuruh masuk sama bidan ini, berselang waktu satu jam pasien ini disuruh pulang dalam keadaan masih pendarahan dan ditarik biaya 800 ribu biasanya 1 juta katanya, saya tidak tahu penarikan itu karena sudah pulang,” ujarnya.

“Saya disini tidak ada kepentingan apapun, hanya ingin membuat efek jera dan tidak ada pilah pilih dalam menangani pasien,” tandasnya.

Menyikapi beberapa informasi kejadian tersebut, anggota komisi IV DPRD Sampang, Moh. Iqbal Fathoni menyampaikan, dari komisi IV sudah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang terkait kasus ini.

“Komisi IV akan menyikapi hari ini ke Dinas Kesehatan,” jelas Bung Fafan, sapaan akrabnya.

Menurut mantan ketua DKR Sampang ini, kasus yang terjadi di Ketapang sudah mendapat respon berupa instruksi untuk ditindak lanjuti oleh pihak Dinas Kesehatan beserta jajaran dibawahnya.

“Mengikuti perkembangannya adalah Kepela Dinas Kesehatan sudah menggerakkan jajarannya untuk melakukan sidak hari ini ke bidan”. tutupnya.(Salim/Red)